SELAMAT DATANG DI BLOGKU

Selamat datang di Blogku ini...............................
Dengan adanya blog ini saya hanya ingin menjalin tali silaturahim dengan siapapun tanpa pandang Ras,Agama,Suku,dan Golongan....marilah kita jadikan Blog sebagai sarana untuk "Toleransi dan Perdamaian"

jam

Jakarta

Senin, 20 Desember 2010

1 MUHARAM 1432 H

me and friends di depan gedung ALI

me and friends di depan gedung ALI

SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH DAN MILADIYAH



Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Saya ROHMAN sekeluarga mengucapkan

Selamat Tahun Baru 1432 Hijriyah

Dan

Selamat Tahun Baru 2011 Miladiyah

Semoga dengan pergantian tahun ini, kita dapat menuju kehidupan yang lebih baik lagi dalam segala hal.

Dan dalam kesempatan seperti ini ada baiknya kalau kita ber MUHASABAH, intropeksi diri kita dan merubah sikap hidup kita dengan berprinsip : ALMUHAFADZATU ALAL QADIMIS SHALIH WAL AKHDZU BIL JADIDIL ASLAH" yang artinya : menjaga segala sesuatu yang telah baik sambil menuju sesuatu yang lebih baik".

Barakallahu Fiikum Ya Ikhwan

Wassalam Wr.Wb.
ROHMAN sekeluarga

Sabtu, 18 Desember 2010

KANDUNGAN ZAT KIMIA DALAM ROKOK

Saya ingin berbagi sedikit pengetahuan tentang rokok yang satu batangnya mengandung kurang lebih 4.000 bahan kimia. Berikut sedikit racun-racun rokok yang dapat saya tuliskan;
  • Racun yang paling berbahaya: nikotin, *tar dan karbon monoksida.
  • Hydrogen cyanide (racun yang di gunakan untuk pelaksanaan hukuman mati).
  • Acetone, toluidine, *napthylamine, phenol.
  • Ammonia (pembersih lantai).
  • Toluene (pelarut industri).
  • Methanol (bahan bakar roket).
  • Arsenic (racun semut putih).
  • *Pyrene, *dibenzacridine, dimethylnitrosamine.
  • Napthalene (kapur barus).
  • Butane (bahan bakar korek api).
  • *Polonium -210, benzopyrene.
  • *Cadmium (di pakai pada accu mobil).
  • Carbon monoxide (gas beracun yang keluar dari knlapot).
  • *Vinyl chloride (bahan plastik PVC).
*Bahan penyebab kanker.
Bahan tersebut (KIMIA) cukup membuat anda sakit, sangat sakit.
Rokok mempengaruhi beberapa organ tubuh seseorang misalnya otak, jantung, paru-paru, saluran pencernaan, kelenjar ludah perut (pankreas), pembuluh darah tepi dan dapat menimbulkan penyakit pada masing-masing organ tubuh seperti gangguan saluran pencernaan, serangan jantung, batuk berdahak, bronkitis, emfisesma dan kanker, tukak lambung serta penyakit pembuluh darah tepi.
Sesuai keterangan di atas merokok dapat menyebabkan kematian. Penyesalan memang menakutkan dan selalu datang di akhir.
BERHENTILAH MEROKOK SEKARANG JUGA.

Senin, 13 Desember 2010

PERSAMAAN LCD




LCD NOKIA 1202/ 1203

LCD NOKIA 1600/ 1208/ 2126/ 1209/ 2310

LCD NOKIA 1661/ 1662/ 5030/

LCD NOKIA 2630/ 2600c/ 2680/ 2760

LCD NOKIA 3100/ 6100/ 3105/ 3120/ 6610/ 7210/ 7250/ 3200

LCD NOKIA 3110/ 3110c/ 3109c/ 3500/ 2680c/ 7070/ 2330/ 2323

LCD NOKIA 3220/ 6020/ 6235/ 7260/ 9300small/ 9500small
/ N90small/ 6021


LCD NOKIA 5000/ 3610f/ 3610a/ 5130/ 5220/ 5320/ 7100s
/ 7210s/ 6120c/ 6121c/ 6124c

LCD NOKIA 5200/ 6101/ 6102/ 6103/ 6085/ 6086/ 6060/ 6061
/ 7360/ 6070/ 6125/ 3155i/ 6155i/ 6080/ 6060/ 6151
LCD NOKIA 5300/ 6233/ 6275/ 7370/ 7280/ E50

LCD NOKIA 5700/ 5610/ E65/ 5630/ 6303/ 6110n/ 6220c
/ 6500s/ 6600s/ 6720/ 6730c


LCD NOKIA 5800 / N97 Mini / X6 / 5233/ 5230 /C5 /5330

LCD NOKIA 6030/ 2255/ 2610/ 2626/ 5240i

LCD NOKIA 6131/ 6133/ 6267/ 6290/ 7390 complete

LCD NOKIA 6270/ 6280/ 6822/ 6265

LCD NOKIA 6300/ 3600s/ 6120c/ 6000/ 5320/ 8600 luna
/ E51/E91 outside/ 7500/ 5310/ E50/ E90 outside/ 6500c
LCD NOKIA E65/ 5610/ 5700/ 6110/ 6110n/ 6500s

LCD NOKIA E71/ E63/ E72

LCD NOKIA E71/E72/E63

LCD NOKIA N70/ N72/ 6680

LCD NOKIA N71/ N73/ N93

LCD NOKIA N76/ N75/ N81/ N93i

LCD NOKIA N82/ E66/ E75/ 5730/ N78/ N79

LCD NOKIA N95 8G/ N96
LCD SE F305/ W395
LCD SE G700/ G900
LCD SE K200/ K200i/ K220/ K220i
LCD SE K310/ K320/ W200
LCD SE K530/ W660
LCD SE K550/ W610
LCD SE K600/ K608
LCD SE K610/ K618
LCD SE K750/ W800
LCD SE K800/ K790/ W830/ W850
LCD SE M600/ W950
LCD SE S500/ W580

mudah2an bermanfaat Gan...........^_^

Kamis, 02 Desember 2010

SELAMAT TAHUN BARU 1 MUHARAM 1432 H


palestin2Diawali dari Setelah wafatnya Nabi Muhammad, diusulkan kapan dimulainya Tahun 1 Kalender Islam. Ada yang mengusulkan adalah tahun kelahiran Muhammad sebagai awal patokan penanggalan Islam. Ada yang mengusulkan pula awal patokan penanggalan Islam adalah tahun wafatnya Nabi Muhammad.
Akhirnya, pada tahun 638 M (17 H), khalifah Umar bin Khatab menetapkan awal patokan penanggalan Islam adalah tahun dimana hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah. Penentuan awal patokan ini dilakukan setelah menghilangkan seluruh bulan-bulan tambahan (interkalasi) dalam periode 9 tahun. Tanggal 1 Muharam Tahun 1 Hijriah bertepatan dengan tanggal 16 Juli 622, dan tanggal ini bukan berarti tanggal hijrahnya Nabi Muhammad. Peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad terjadi bulan September 622. Dokumen tertua yang menggunakan sistem Kalender Hijriah adalah papirus di Mesir pada tahun 22 H, PERF 558. (sumber wikipedia)
Marilah kita sambut 1 muharam 1432 H agar lebih baik dari tahun2 sebelumnya.........Amin

Kamis, 18 November 2010

IBRAHIM,ISMAIL DAN HIKMAH QURBAN

Kita pernah dibuat takjub oleh peristiwa pengurbanan Ismail, anak Ibrahim. Anak saleh dalam kisah dramatis itu menjadi contoh teladan yang cerita tentang kesabaran dan keikhlasannya senantiasa diperbincangkan di setiap waktu. Al-Qur’an menceritakan dan memuji kesabarannya, malaikat dibuat terhenyak haru dengan kesabaran sekaligus keikhlasan sang ayah, Ibrahim, ketika akan menunaikan titah Tuhan, menyambelih anaknya sendiri. Iblis pun sepertinya “dibuat ampun” dengan keteguhan hati ayah dan anak itu. Manuver-manuver godaannya lalu dipatahkan begitu saja dengan lemparan batu Ibrahim AS. Maka jadilah ritual “melontar jumrah” menjadi salah salah satu prosesi pelaksanaan ibadah haji. Konon itu dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap iblis. Cerita ini barangkali sudah sangat sering didengunkan sang khatib Idul Adha dari tahun ke tahun. Lebih jauh, Ibrahim dan Ismail bahkan menjadi simbolisasi kehidupan yang sarat dengan pengorbanan, cinta, kesabaran, dan keikhlasan.
Ibrahim mengajarkan kita sebuah cinta kasih, yang diimbangi dengan sikap pasrah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bahwa meyakini keberadaan Tuhan, berarti tunduk, pasrah, dan patuh pada keinginan yang satu. Beragama, berarti patuh pada beragam sistem nilai dan norma etis yang dilahirkan oleh Tuhan agama itu. Ismail, selain menjadi panutan anak saleh, ia juga mengajarkan kita sebuah kesabaran. Al-Qur’an, dalam salah satu ayatnya misalnya memberitakan, tatkala Ibrahim menceritakan mimpinya kepada Ismail, yang berarti perintah dari Tuhan untuk menyembelihnya, maka ismail pun berkata: yaa abati if’al maa tu’maru satajidunii insyaa allahu minasshaabiriin, “kerjakan perintah itu, wahai ayahku, insya Allah engkau akan mendapatiku berada dalam golongan orang-orang yang sabar.” Sabar, dalam arti yang lebih dalam, menjadi sesuatu yang sangat luar biasa, yang mampu membuat segenap jiwa lebih tegar dalam menghadapi setiap persoalan dan cobaan.
Ibrahim dan Ismail, bukan sekadar cerita. Sosok ayah dan anak itu bahkan membiaskan kita akan sebuah tradisi tertentu di setiap tahun, di mana kita harus merenungi penyakit kemiskinan yang semakin kronis di negeri kita ini. Fenomena idul adha, seperti kita lihat di media massa, acapkali diwarnai dengan perebutan daging antar orang-orang miskin. Di setiap tahun, di berbagai tempat, rakyat-rakyat miskin yang “lapar” itu harus berkumpul, antri, panas, gerah, mengomel, bahkan memaki dan bertengkar antar sesamanya demi sekantong daging kurban. Masyarakat kaya yang melihatnya juga tidak heran. “Biasa, orang miskin kok…” barangkali begitu ucapnya, sambil mungkin mengelus perutnya yang kembung kekenyangan karena daging. Perayaan kurban, pembagian zakat, seharusnya menjadi moment di mana para penguasa mengukur betapa dalamnya jurang kemiskinan di negeri ini.
Ibrahim dan Ismail, bukan sekadar cerita. Kisahnya memberikan sebuah pelajaran berharga untuk kita, tentang betapa mahalnya tubuh seorang manusia untuk dikurbankan. Di saat umat lain di beberapa wilayah menjadikan manusia sebagai kurban sang dewa, di suatu tempat di jazirah arab, justru lahir tradisi pengurbanan yang berbeda. Di saat masyarakat Mesir menceburkan gadis perempuannya ke Sungai Nil untuk dijadikan kurban, masyarakat romawi harus membunuh lalu mengambil hati dan jantung beberapa pemuka masyarakatnya untuk dipersembahkan kepada dewa, Allah SWT pun menghadirkan cerita Ibrahim dan Ismail-Nya. Sebuah cerita tentang “konversi” dari manusia ke hewan dalam praktek kurban. Skenario Tuhan yang agung itu memberikan hikmah kepada kita, bahwa manusia tidak perlu mengorbankan sesamanya untuk dijadikan sesembahan tuhan. Bahwa Tuhan yang maha kaya itu, tidak butuh daging hambanya. Ia telah kaya dengan sendirinya. Kalaupun hewan itu harus kita kurbankan, toh dagingnya untuk kita nikmati sendiri. Sungguh bijak Tuhan kita. Beda dengan tuhan-tuhan lain. Karena tuhan-tuhan lain selalu butuh kurban, harus dimanjakan, mereka pun mampus dilindas oleh kedigdayaan dan kebesaran Tuhan kita. Karena itu, sayangi dan hargalah Tuhanmu, Tuhanku, dan Tuhanta’ semua. Wallahu a’lam bisshawab.(sumber:google)

Minggu, 31 Oktober 2010

POSITIF THINKING AND POSITIF CHANGE


Positif Thinking yang dalam bahasa pribuminya sama dengan berpikir positif adalah sebuah sikap atau prilaku, serta cara pandang seseorang yang selalu positif dalam mensikapi kehidupan ini. Prilaku Orang seperti ini akan membawa sifat yang baik meski dalam kenyataannya dia belum mencapai apa yang menjadi tujuannya. Dengan Berpikir dan bersikap positif dalam segala hal maka jalan yang akan di lalui menjadi lebih ringan dari beban yang sebenarnya.
Positif Thinking hanyalah merupakan modal dasar seseorang dalam kehidupan, karena dengan semakin kompleknya masalah yang kita hadapi apabila hanya berpikir positif saja tidaklah cukup. Selanjutnya setelah berpikir positif kita harus positif Change atau berubah menjadi semakin baik. Dalam bahasa Agama dijelaskan ” Ketika hari ini menjadi lebih baik dari kemarin maka termasuk yang beruntung, Ketika hari ini sama dengan kemarin maka termasuk kategori merugi dan apabila hari ini lebih jelek dari kemarin maka termasuk yang Bangkrut”.
Semua orang pada dasarnya selalu menginginkan hari ini menjadi lebih baik dari kemarin. Akan tetapi dalam kenyataannya mereka tidak meyadari dengan apa yang dilakukan dan dijalaninya ternyata tidak berbeda dengan yang kemarin maka tujuan perubahannya tidak akan pernah tercapai. Contoh kecil seseorang pengin hidupannya menjadi lebih baik dari segi ekonomi tapi usaha yang dilakukan itu-itu saja tidak ada inovasi atau cara baru yang diperbuatnya untuk mencapai tujuan, maka hasilnya pastilah tidak akan berbeda dari sebelumnya.
Perubahan yang sedang terjadi di sekeliling kita tidak lah cukup hanya kita sikapi dengan pikiran yang posiitif, tapi perlu kita lakukan sebuah perubahan yang lebih baik, sekecil apapun perubahan yang kita lakukan yakinlah bahwa itu akan menjadi lebih baik.

Senin, 25 Oktober 2010

SEJARAH SUKU BADUY

Menyimak cerita rakyat khususnya di wilayah Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak umumnya sewilayah Banten maka suku Baduy berasal dari 3 tempat sehingga baik dari cara berpakaian, penampilan serta sifatnyapun sangat berbedaI. Berasal dari Kerajaan Pajajaran / BogorKonon pada sekitar abad ke XI dan XII Kerajaan Pajajaran menguasai seluruh tanah Pasundan yakni dari Banten, Bogor, priangan samapai ke wilayah Cirebon, pada waktu itu yang menjadi Rajanya adalah PRABU BRAMAIYA MAISATANDRAMAN dengan gelar PRABU SILIWANGI.
Kemudian pada sekitar abad ke XV dengan masuknya ajaran Agama Islam yang dikembangkan oleh saudagar-saudagar Gujarat dari Saudi Arabia dan Wali Songo dalam hal ini adalah SUNAN GUNUNG JATI dari Cirebon, dari mulai Pantai Utara sampai ke selatan daerah Banten, sehingga kekuasaan Raja semakin terjepit dan rapuh dikarenakan rakyatnya banyak yang memasuki agama Islam. Akhirnya raja beserta senopati dan para ponggawa yang masih setia meninggalkan keraan masuk hutan belantara kearah selatan dan mengikuti Hulu sungai, mereka meninggalkan tempat asalnya dengan tekad seperti yang diucapkan pada pantun upacara Suku Baduy “ Jauh teu puguh nu dijugjug, leumpang teu puguhnu diteang , malipir dina gawir, nyalindung dina gunung, mending keneh lara jeung wiring tibatan kudu ngayonan perang jeung paduduluran nu saturunan atawa jeung baraya nu masih keneh sa wangatua”

Artinya : jauh tidak menentu yang tuju ( Jugjug ),berjalan tanpa ada tujuan, berjalan ditepi tebing, berlindung dibalik gunung, lebih baik malu dan hina dari pada harus berperang dengan sanak saudara ataupun keluarga yang masih satu turunan “

Keturunan ini yang sekarang bertempat tinggal di kampong Cibeo ( Baduy Dalam )

dengan cirri-ciri : berbaju putih hasil jaitan tangan ( baju sangsang ), ikat kepala putih, memakai sarung biru tua ( tenunan sendiri ) sampai di atas lutut, dan sipat penampilannya jarang bicara ( seperlunya ) tapir amah, kuat terhadap Hukum adat, tidak mudah terpengaruh, berpendirian kuat tapi bijaksana.

II. Berasal dari Banten Girang/Serang

Menurut cerita yang menjadi senopati di Banten pada waktu itu adalah putra dari Prabu Siliwangi yang bernama Prabu Seda dengan gelar Prabu Pucuk Umun setelah Cirebon dan sekitarnya dikuasai oleh Sunan Gunung Jati, maka beliau mengutus putranya yang bernama Sultan Hasanudin bersama para prajuritnya untuk mengembangkan agama Islam di wilayah Banten dan sekitarnya. Sehingga situasi di Banten Prabu Pucuk Umun bersama para ponggawa dan prajurutnya meninggalkan tahta di Banten memasuki hutan belantara dan menyelusuri sungai Ciujung sampai ke Hulu sungai , maka tempat ini mereka sebut Lembur Singkur Mandala Singkah yang maksudnya tempat yang sunyi untuk meninggalkan perang dan akhirnya tempat ini disebut GOA/ Panembahan Arca Domas yang sangat di keramatkan .

Keturunan ini yang kemudian menetap di kampung Cikeusik ( Baduy Dalam ) dengan Khas sama dengan di kampong Cikeusik yaitu : wataknya keras,acuh, sulit untuk diajak bicara ( hanya seperlunya ), kuat terhadap hukum Adat, tidak mudah menerima bantuan orang lain yang sifatnya pemberian, memakai baju putih ( blacu ) atau dari tenunan serat daun Pelah, iket kepala putih memakai sarung tenun biru tua ( diatas lutut ).

III. Berasala dari Suku Pangawinan ( campuran )

Yang dimaksud suku Pengawinan adalah dari percampuran suku-suku yang pada waktu itu ada yang berasal dari daerah Sumedang, priangan, Bogor, Cirebon juga dari Banten. Jadi kebanyakanmereka itu terdiri dari orang-orang yang melangggar adat sehingga oleh Prabu Siliwangi dan Prabu Pucuk Umun dibuang ke suatu daerah tertentu. Golongan inipun ikut terdesak oleh perkembangan agama Islam sehingga kabur terpencar kebeberapa daerah perkampungan tapi ada juga yang kabur kehutan belantara, sehingga ada yang tinggal di Guradog kecamatan Maja, ada yang terus menetap di kampong Cisungsang kecamatan Bayah, serta ada yang menetap di kampung Sobang dan kampong Citujah kecamatan Muncang, maka ditempat-tempat tersebut di atas masih ada kesamaan cirikhas tersendiri. Adapun sisanya sebagian lagi mereka terpencar mengikuti/menyusuri sungai Ciberang, Ciujung dan sungai Cisimeut yang masing-masing menuju ke hulu sungai, dan akhirnya golongan inilah yang menetap di 27 perkampungan di Baduy Panamping ( Baduy Luar ) desa Kanekes kecamatan Leuwidamar kabupaten Lebak dengan cirri-cirinya ; berpakaian serba hitam, ikat kepala batik biru tua, boleh bepergian dengan naik kendaraan, berladang berpindah-pindah, menjadi buruh tani, mudah diajak berbicara tapi masih tetap terpengaruh adanya hukum adat karena merekan masih harus patuh dan taat terhadap Hukum adat.

Dari suku Baduy panamping pada tahun 1978 oleh pemerintah diadakan proyek PKMT ( pemukiman kembali masyarakat terasing ) yang lokasinya di kampung Margaluyu dan Cipangembar desa Leuwidamar kecamatan Leuwidamar dan terus dikembangkan oleh pemerintah proyek ini di kampung Kopo I dan II, kampung Sukamulya dan kampung Sukatani desa Jalupangmulya kecamatan Leuwidamar .

Suku Baduy panamping yang telah dimukimkan inilah yang disebut Baduy Muslim, dikarenakan golongan ini telah memeluk agama Islam, bahkan ada yang sudah melaksanakan rukun Islam yang ke 5 yaitu memunaikan ibadah Haji.

Kini sebutan bagi suku Baduy terdiri dari :

1. Suku Baduy Dalam yang artinya suku Baduy yang berdomisili di Tiga Tangtu ( Kepuunan ) yakni Cibeo, Cikeusik dan Cikertawana.

2. Suku Baduy Panamping artinya suku Baduy yang bedomisili di luar Tangtu yang menempati di 27 kampung di desa Kanekes yang masih terikatoleh Hukum adat dibawah pimpinan Puuun ( kepala adat ).

3. Suku Baduy Muslim yaitu suku Baduy yang telah dimukimkan dan telah mengikuti ajaran agama Islam dan prilakunya telah mulai mengikuti masyarakat luar serta sudah tidak mengikuti Hukum adat.

Adapun sebutan siku Baduy menurut cerita adalah asalnya dari kata Badui, yakni sebutan dari golongan/ kaum Islam yang maksudnya karena suku itu tidak mau mengikuti dan taat kepada ajaran agama Islam, sedangkan disaudi Arabia golongan yang seperti itu disebut Badui maksudnya golongan yang membangkang tidak mau tunduk dan sulit di atur sehingga dari sebutan Badui inilah menjadi sebutan Suku Baduy.

Minggu, 10 Oktober 2010

DEMOKRASI

Demokrasi iku wangun utawa mékanisme sistem pamaréntahan sawijining negara minangka upaya mujudaké kadhaulatan rakyat (kakuwasan warganegara) sadhuwuring negara kanggo dilaksanakaké déning pamaréntah negara kasebut.
Salah siji pilar demokrasi yakuwi prinsip trias politica sing mérang katelu kakuwasan pulitik negara (eksekutif, yudikatif lan legislatif) kangggo diwujudaké jroning telung jinis lembaga negara sing indepènden lan sajajar siji lan sijiné. Kasejajaran lan indepèndensi katelu jinis lembaga negara iki diperlokaké supaya katelu lembaga negara iki bisa silih ngawasi lan silih ngontrol adhedhasar prinsip checks and balances.

Kamis, 07 Oktober 2010

CINTA UNTUK WANITA

Carilah seorang pria yang memanggil mu cantik, bukan hot / sexy
Yang menelepon kembali ketika kamu menutup telpon
Yang mau tiduran di bawah bintang dan mendengar detak jantungmu
Atau mau tetap terbangun untuk melihatmu tidur
Tunggulah seorang laki-laki yang mencium dahimu
Yang mau memamerkan dirimu pada dunia ketika kamu sedang keringetan
Yang menggenggam tanganmu di depan teman-temannya
Yang menganggap kamu tetap cantik tanpa riasan
Seseorang yang selalu mengingatkan kamu, betapa besar kepeduliannya padamu
dan betapa beruntungnya dia memilikimu.........
Semoga menjadi motivasi untuk cintamu saudaraku